5 Kesalahan yang Sering Terjadi Sebelum Lifting
Lifting merupakan aktivitas pengangkatan dan pemindahan beban yang membutuhkan perencanaan serta pemeriksaan yang tepat. Kesalahan kecil sebelum pengangkatan dapat meningkatkan risiko terhadap pekerja, peralatan, maupun beban yang diangkat.
Sebelum proses lifting dimulai, ada beberapa hal yang sering luput diperhatikan. Berikut 5 kesalahan yang perlu dihindari.
1. Tidak Memastikan Berat Beban
Salah satu kesalahan yang sering terjadi adalah melakukan pengangkatan tanpa memastikan berat aktual beban.
Berat beban perlu diketahui dan dibandingkan dengan kapasitas alat angkat serta SWL/WLL lifting accessories yang digunakan. Jangan hanya memperkirakan berat berdasarkan ukuran atau tampilan beban.
Pastikan: berat beban diketahui dan kapasitas peralatan mencukupi.
2. Mengabaikan Kondisi Sling dan Lifting Accessories
Sling, shackle, hook, dan lifting accessories lainnya merupakan bagian penting dalam proses lifting. Namun, kondisi komponen tersebut terkadang tidak diperiksa secara menyeluruh sebelum digunakan.
Kerusakan seperti wire rope yang aus, sling rusak, shackle mengalami deformasi, atau safety latch hook tidak berfungsi dapat meningkatkan risiko kegagalan saat pengangkatan.
Pastikan: lakukan pemeriksaan sebelum penggunaan dan jangan gunakan accessories yang kondisinya tidak layak.
3. Tidak Memeriksa Safety Device
Safety device bukan sekadar pelengkap pada alat angkat. Komponen seperti limit switch, emergency stop, overload protection, safety latch, dan perangkat pengaman lainnya memiliki fungsi penting dalam pengoperasian.
Mengabaikan kondisi safety device dapat membuat risiko tidak terdeteksi sebelum pekerjaan dimulai.
Pastikan: safety device tersedia, dalam kondisi baik, dan berfungsi sesuai fungsinya.
4. Tidak Memperhatikan Kondisi Area Lifting
Beban bukan satu-satunya hal yang harus diperhatikan. Kondisi area kerja juga dapat memengaruhi keselamatan lifting.
Pastikan area pengangkatan memiliki ruang yang cukup, permukaan yang sesuai, jalur pergerakan yang aman, serta bebas dari orang atau hambatan yang dapat mengganggu proses lifting.
Pastikan: lifting area sudah diperiksa sebelum pengangkatan dimulai.
5. Mengabaikan Prosedur dan Komunikasi
Lifting membutuhkan koordinasi antara operator, rigger, signalman, dan personel terkait. Kesalahan komunikasi dapat menyebabkan pergerakan beban yang tidak sesuai rencana.
Selain itu, pekerjaan harus dilakukan berdasarkan prosedur kerja yang telah ditetapkan, termasuk penggunaan alat dan metode pengangkatan yang sesuai.
Pastikan: semua personel memahami tugas, metode lifting, komunikasi/signal, dan prosedur keselamatan sebelum pekerjaan dimulai.
Jangan Tunggu Sampai Beban Terangkat
Keselamatan lifting sebenarnya dimulai sebelum beban bergerak.
Mulai dari memastikan berat beban, memeriksa lifting accessories, memastikan safety device, mengecek area kerja, hingga memastikan komunikasi dan prosedur telah dipahami.
“Before You Lift, Check Everything.”
Untuk pekerjaan lifting, jangan hanya fokus pada kemampuan alat mengangkat beban. Pastikan seluruh sistem pengangkatan siap dan aman sebelum pekerjaan dimulai.