Blog

Home Blog NDT SUMMARY - SCOPE OF ASME SECTION V
Edukasi

NDT SUMMARY - SCOPE OF ASME SECTION V

Yasser Arafat 09 Jun 2026 47 Views
NDT SUMMARY - SCOPE OF ASME SECTION V

Covered under ASME Section V

Metode, prosedur, teknik, dan persyaratan dalam Non-Destructive Examination (NDE/NDT) yang diatur dan dijelaskan secara langsung dalam ASME Boiler and Pressure Vessel Code Section V seperti berikut :

1. NDT Methods & Techniques
Merupakan metode dan teknik saat melakukan examination yang diatur dalam ASME BPVC Section V, dapat digunakan untuk mendeteksi cacat, kerusakan, atau ketidaksesuaian pada suatu material atau komponen tanpa merusak atau mengubah fungsi benda yang diperiksa.

2. Examination Procedures
Nah, kalau Examination Procedures ini menjelaskan langkah-langkah pelaksanaan pemeriksaan menggunakan metode tertentu. Fokus pada prosedur kerja saat melakukan NDT, Contoh: prosedur UT untuk pengelasan pipa, prosedur MT untuk inspeksi poros, prosedur PT untuk pemeriksaan sambungan las.

3. Personal Qualification Rules
Dalam konteks ASME Section V, Article 1 – General Requirements memuat ketentuan mengenai kualifikasi personel NDE, yang umumnya mengacu pada program kualifikasi seperti SNT-TC-1A atau standar perusahaan yang disetujui.

4. Equipment Requirements
Merupakan persyaratan yang mengatur jenis, spesifikasi, kondisi, kalibrasi, verifikasi, dan penggunaan peralatan yang digunakan dalam pelaksanaan pemeriksaan NDT.

5. Calibration & Sensitivity
Proses penyesuaian, verifikasi dan tingkat kemampuan peralatan dalam pemeriksaan NDT menggunakan standar atau referensi sesuai persyaratan kode atau standar.

6. Examination & Reporting Format
Merupakan persyaratan yang mengatur pelaksanaan pemeriksaan, pencatatan hasil, dan format pelaporan agar hasil NDT terdokumentasi secara jelas, lengkap, dan dapat ditelusuri.

 

Non Covered under ASME Section V

Untuk non covered ini merupakan persyaratan atau metode yang berada di luar ruang lingkup ASME Section V dan diatur oleh kode atau standar lain seperti berikut :

1. Acceptance / Rejection Criteria
Kriteria untuk menentukan suatu komponen diterima atau ditolak berdasarkan hasil inspeksi. ASME Section V hanya menjelaskan cara melakukan NDT, bukan menentukan apakah hasilnya diterima atau ditolak.

2. Repair and Rectification Methods
Metode perbaikan cacat atau ketidaksesuaian yang ditemukan saat inspeksi. ASME Section V hanya mendeteksi dan melaporkan cacat, tidak mengatur cara memperbaikinya.

3. Design and Construction Rules
Persyaratan desain, material, fabrikasi, dan konstruksi peralatan.

4. Fitness for Service (FFS) Evaluation
Evaluasi apakah peralatan yang memiliki cacat masih aman dan layak dioperasikan. ASME Section V menyediakan data hasil inspeksi, tetapi tidak melakukan analisis kelayakan operasi. Evaluasi biasanya mengacu pada standar seperti API 579.

5. Engineering Calculations
Perhitungan teknik seperti ketebalan minimum, tegangan, tekanan desain, atau umur sisa pada peralatan.

6. Service Life Assessment
Penilaian umur pakai atau sisa umur suatu peralatan berdasarkan kondisi aktual. ASME Section V hanya menghasilkan data inspeksi yang dapat digunakan sebagai input, tetapi tidak mengatur metode penilaian umur peralatan.

 

Jadi secara sederhana, ASME Section V adalah kode untuk melakukan pemeriksaan (inspection code), sedangkan hal-hal seperti acceptance, repair, design, FFS, engineering calculation, dan life assessment merupakan engineering decision dan code requirements yang diatur oleh standar atau kode lain.